Sibuknya di IPB
01 Okt 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Assalamu’alaikum ……….
Hai teman- teman semua, apa kabarnya ? Mudah2an masih sehat selalu…. (^_^)
Kali ini mungkin admin bakalan ngepost tentang curhatan selama di KSR ipb. Selama ini mungkin banyak banget permasalahan, problem yg terkadang tidak diketahui oleh anggota ksr itu sendiri, sehingga menyebabkan kesalahan yang berulang ulang tiap tahunnya. Ada beberapa hal yang semestinya dipertimbangkan di KSR ini. Saat pertama kali masuk KSR terasa sangat berbeda dibanding hanya diklat -diklat saja yang setiap hari belum tahu bagaimana jadi anggota KSR Ipb itu sendiri.
Setelah masuk ke KSR dan menjadi AM, maka mulai terbukalah seluk beluk KSR, dari yang paling rumit hingga yang paling simpel. Proker (Program Kerja) yang dilaksanakan setiap seksi -seksi atau departemen2 yg ada di KSR sangatlah beragam, banyak dan terdengar sangat menarik. Sampai pada suatu waktu proker2 itu mulai dijalankan. Namun terkadang entah mengapa, anggota yg menjalankan proker2 itu hanya anggota yang itu2 aja…. Anggota KSR yang lain juga membantu , namun sangatlah jarang. Kalau ada event besar, sudah jalan, baru mau bantu. Tetapi sebelum acara itu dimulai, sangatlah sulit untuk meminta bantuan anggota lainnya.
Saat ditanya, kemana si A, si B, dkk ? owh, itu ada kumpul organisasi X, ada kumpul panitia buat acara Y. Kepanitiaan dan organisasi yang lain juga baik, dan mungkin sudah menjadi tabiat anak IPB kalau mau aktif ikut banyak organisasi lain. Dari HIMPRO, kepanitiaan, Omda, acara, hampir semuanya diikuti dan menjadi bagian yang penting dari kegiatan itu yang bertujuan agar bisa banyak berkontribusi dan menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.
Namun, sadarkah kita ? Organisasi yang pertama kali kita masuki juga memerlukan kontribusi yang sangat amat banyak dari kita. KSR Ipb ini sangatlah kekurangan SDM. Meski anggota – anggotanya memiliki kemampuan individu yg sangat spesialis, mantep, dan pas lah buat organisaisi KSR kita tercinta ini. Setelah menjadi anggota ksr, terasa beban berat itu terlepas dan disitu terkadang terbenak dikepala kalau aku sudah bebas, dan saatnya aku memulai sesuatu hal yang baru selain KSR di IPB. Lalu kemudian mulailah mengikuti organisasi, kepanitiaan, acara dll dsb dkk nya. Tak terasa KSR pun yang menjadi tambatan hati saat pertama kali mulai memudar…
Saat itulah, anggota yang ada juga merasa berat juga untuk bangkit kembali. Karena saat pelantikan, kita bangkit karena kita bersama, namun kini salah satu dari kita tak bisa hadir.. akan sangat sulit untuk bangkit kembali….
Banyaknya kegiatan terkadang menyita waktu kita, baik waktu istirahat, kuliah ataupun di KSR ….
KSR : “aku berharap kita bisa bersama sama lagi untuk terus memberikan hal yang terbaik bagi kemanusiaan. Namun meski kini sebagian dari kalian pergi (T_T), aku akan tetap setia menunggu disini (^_^)…… “
